46 Malam itu, Arya ikut rombongan bos PG dan PC menuju tempat tongkrongan langganan. Rumah makan sederhana yang menyediakan makanan dan minuman daerah itu, menjadi tempat favorit para pria tersebut. Setibanya di tempat tujuan, Arya mendekati Hadrian, yang kemudian mengajaknya bergabung dengan anggota PG lainnya. Namun, Arya menolak dan justru menarik lengan Hadrian, lalu mereka berpindah ke meja kosong paling depan. "Ayu sudah menerima lamaranku," terang Arya yang mengagetkan rekannya. "Alhamdulillah. Akhirnya Mbak Ayu luluh juga," jawab Hadrian. "Selamat, Mas," ucapnya sembari merengkuh pundak Arya dari samping kanan. "Makasih, Ian." "Si godeg, sudah tahu?" "Belum. Rencananya besok aku mau mendatangi dia di kantor buat ngumumin ini." "Dia pasti senang. Karena waktu kita li

