48 Siang itu, Arya dan Dahayu tengah berada di toko perhiasan pada salah satu pusat perbelanjaan. Arya membiarkan Dahayu memilih set perhiasan yang diinginkan, karena dia kurang memahami tentang itu. Arya tertegun ketika Dahayu memutuskan satu set perhiasan yang paling sederhana. Arya hendak memberi masukan, tetapi perempuan tersebut terlibat perbincangan dengan pramuniaga toko. Arya meraih dompet dari saku celana krem-nya, lalu mengambil kartu hitam dan mengulurkannya pada Dahayu. "Ini, buat apa?" tanya Dahayu. "Bayar yang tadi kamu pilih," jelas Arya. "Enggak usah. Biar aku yang bayar." "Itu buat seserahan, berarti aku yang tanggung jawab." "Mas tangani maharnya aja." Dahayu menunjuk set perhiasan kedua yang berada di sisi kanan etalase. Arya meletakkan kartu ke kotak pe

