bab 29 - Pebinor

1231 Kata

29 Arya duduk menyandar ke kursi putar, sembari memelototi layar ponsel. Dia membaca percakapan rekan-rekannya yang tergabung dalam proyek Australia dan New Zealand. Sudut bibir Arya melengkungkan senyuman selama beberapa saat, sebelum berkedut dan terbuka. Arya tergelak akibat isi pesan yang berubah menjadi ajang saling lefek rekan-rekannya. *** *Grup Proyek Kelima, Australia dan New Zealand* Yanuar : Ladies and Bro, kapan bisa ketemuan? Olavius Aristide : Di mana, Yan? Yanuar : Di mana pun boleh. Alvaro : Aku bosan rapat di Jakarta. Farzan Bramanty : Ka Bandung atuh, @Alvaro. Wirya : Setuju! Harry Abhimana : Agree! Zulfi : Abdi mah, milu wae arek di mana oge. Keven Kahraman : Beuh! Aku jadi pengen mudik. Syuja : Sini, @Pak Keven. Nanti kutraktir bakso Panghegar.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN