30 Imran memandangi perempuan berambut sebahu yang tengah memasukkan tas ke bagasi kabin. Kala perempuan tersebut selesai dengan kegiatannya, Imran spontan berdiri untuk memberikan jalan buat perempuan berblazer ungu, yang hendak duduk di kursi dekat kaca. Setelah kembali duduk, Imran memasang sabuk pengaman. Dia menoleh ke kanan ketika dipanggil perempuan tadi yang ternyata masih mengenalinya. "Mas, ketemu lagi kita," sapa perempuan bermata cukup besar itu seraya tersenyum. "Ya, mau ke Canberra, juga, ya?" tanya Imran. "Ya." Perempuan tersebut mengulurkan tangan kanan. "Kita sudah dua kali ketemu, tapi belum kenalan. Saya, Maudy Yasinta," paparnya. "Halo, saya, Imran. Senang berkenalan denganmu." Imran menyalami perempuan berparas manis yang sedikit mirip dengan temannya di kan

