31 Selama tiga hari di Canberra, Imran menyibukkan diri dengan menyelesaikan semua pekerjaan, agar dia tidak perlu kembali lagi ke kota itu dalam waktu dekat. Malam terakhir di Ibu Kota Australia itu, Imran menyempatkan diri untuk membeli oleh-oleh di pusat perbelanjaan. Imran memasuki toko langganannya dan langsung berburu benda buat putri serta keponakannya. Imran juga membeli souvenir buat anak-anak bos dan beberapa karyawan yang dekat dengannya. Ketika melihat deretan kaus anak laki-laki, ingatan Imran langsung tertuju pada kedua anak Arya, yakni Aldi dan Aldo. Pria berjaket krem bahan fleece, mengulurkan tangan kanan untuk mengambil kaus merah. Tiba-tiba satu tangan lain juga memegangi baju yang sama dari sisi kiri. Imran menoleh ke kanan dan beradu pandang dengan sepasang mata

