"YA TUHAN!!! YOGI!!!!!!" Tangan Ferry yang gemetaran mencoba mengecek napas di hidung Yogi, dan terdengar lah tarikan napas yang amat lemah. Ferry kalut, langsung menggendong Yogi di belakang punggung nya, lalu segera beranjak mencari kendaraan menuju rumah sakit terdekat. "Gi, k-kumohon bertahan hiks ...." Ferry mengumpat kala belum mendapati kendaraan umum ataupun taksi yang melintas. Selalu begitu jika diperlukan. Al-hasil ia menggendong Yogi sambil berlari sekuat nya, sampai ia bertemu kendaraan atau bahkan sampai di Rumah Sakit tujuan nya. ▪▪▪ "Hosh ... hosh ... hosh ... eugh ... hun ... hah ... d-dimana Yogi? Hah ... hosh ...." Ferry langsung mendongak kala Tian sedang berusaha mengatur napas nya sambil menunduk memegang kedua lutut nya. Ia bangkit dari kursi tunggu. "Yogi d

