part 21

1140 Kata

"Mama ...." Semuanya saling pandang saat Rafael menyebut kata sang mama. Lalu mereka segera berlari menuju kamar orang tua mereka yang berada di dekat ujung anak tangga bawah. Mata mereka langsung terbelalak kaget saat melihat sang kepala keluarga sudah berdiri dengan memegang alat tes kehamilan, mencampakkan alat itu tepat di wajah Meli yang sudah terduduk lemas di dekat pintu toilet kamar. "Cih ... aku sudah menduganya! Kau berhianat!" ucap Dimas marah, Meli sudah berkaca-kaca. "Hiks ... hiks ... i-ini anakmu sayang ... hiks ..." ucap Meli sesenggukan. Mereka memandang sendu sang ibu yang nampak lemas karna sehabis muntah. Tak habis fikir pada Dimas yang dengan tega memarahi Meliana tanpa membantunya ke kasur terlebih dahulu. "KAU—" "Papa!" pekik Yogi saat melihat tangan Dimas su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN