part 26

983 Kata

Meli berlari kencang dengan memakai baju rumahan di lorong rumah sakit. Tujuannya hanya satu, ruangan Rafael. Menyaksikan secara langsung hasil yang disampaikan anaknya tadi. Sebelah tangan sudah menggenggam ponsel dan memijit asal dijit angkanya. Setelah itu dia nampak menempelkan nya ke telinga kanan. Tut ... tuut .... "Hal—" "Kutunggu kau di rumah sakit papaku sekarang juga, bawa anak dan istrimu atau aku akan benar-benar menyeretmu ke hukum hingga masalah ini tuntas!" Tut ... tuuut .... Meli mematikannya sepihak lalu berhenti mengambil napas tepat di depan ruangan anaknya. Ceklek! "Rafa ...." Rafael menoleh, begitupun kelima anak nya yang lain. Kini semua anaknya terkecuali Yogi sudah berkumpul di sana. "Mama ...," panggil semuanya bebarengan. Keliatan mendekat, merampas map

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN