Dira menatap bayangannya di cermin, jemarinya merapikan gaun panjang bermotif floral dengan tali spaghetti yang melingkari bahunya. Gaun merah muda itu jatuh lembut membingkai tubuhnya, memperlihatkan lekuk tubuhnya dengan cara yang anggun dan juga elegan. Langkah kaki yang familiar mendekat dari belakang, lalu refleksi Ethan muncul di cermin, sepasang mata biru kristal itu menatapnya dengan cara yang selalu membuat dadanya berdebar. Sepasang lengan kuat melingkar di pinggangnya, menariknya lebih dekat hingga punggungnya menempel di d**a bidang suaminya. “Hmmm, gaunnya terlihat indah saat kau mengenakannya,” suara Ethan terdengar rendah di telinganya, sebelum bibirnya yang penuh mengecup lembut lehernya. “Jangan melakukan apa pun yang akan menunda keberangkatan kita,” ancamnya main-main
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


