Dira menatap daftar persiapan pesta di tangannya dengan ekspresi penuh pertimbangan. Balon? Ada. Kue ulang tahun buatannya sendiri? Sudah disiapkan. Dekorasi? Hampir selesai. Meski begitu ada satu hal yang masih kurang—bagaimana membuat pesta ini benar-benar menyenangkan untuk Theo, putra mereka yang lebih suka menyusun puzzle daripada berlarian mengejar teman-temannya, yang lebih sering mengernyit ketika anak-anak lain berteriak kegirangan. Dira melirik ke sampingnya. Ethan sedang sibuk membungkus hadiah yang mereka siapkan dengan rapi. Wajahnya serius, seperti orang yang sedang mengerjakan proyek besar. Theo begitu mirip dengan Ethan. Pembawaan keduanya yang tenang dan serius benar-benar membuatnya menggelengkan kepala. Meski begitu ia menyayangi keduanya dengan seluruh jiwanya. “Kita

