Ethan menatap jam tangannya dan meringis. Sudah waktunya. Apa mungkin Dira sudah bersiap-siap? Ethan menggerakkan kepalanya ke kanan-kiri untuk meregangkan otot lehernya yang kaku setelah bekerja selama 2 jam penuh di ruang kerjanya. Untungnya meeting kali ini berjalan lancar. Jika malam ini ia bisa meyakinkan para diplomat itu, semua akan berjalan seperti yang mereka rencanakan. Ethan baru saja menarik kenop pintu—dan langsung membeku saat melihat penampilan Dira yang luar biasa. Ia berkedip berkali-kali, menatap Dira yang sedang mematut diri di depan cermin besar. “Oh kau datang! Bagaimana? Menurutmu gaun ini baik?” tanya Dira begitu menyadari kehadiran Ethan. Baik? Bukan itu kata yang akan ia ucapkan untuk menggambarkan penampilan Dira yang sekarang. Ethan berjalan mendekat dan seiri

