Minggu Dini Hari, Pukul 03.00 Aldebaran masih menunggu di balik tembok saat melihat Leonard keluar dari rumah ibu tirinya. Begitu pria itu keluar pagar, dia segera menyusul. Mendengar ada yang mengikuti, Leonard berhenti, berbalik dan mendapati Aldebaran yang sedang menghampiri. “Aku mau bicara sama Papa,” katanya tanpa menghentikan langkah, melewati sang ayah. Leonard menghela napas, dia kembali berjalan mengikuti sang anak. Sampai di pinggir jalan besar, Aldebaran memasuki sebuah warung tenda. “Kopi dua, Bang.” Pemilik warung yang semula hampir membereskan dagangan langsung mengurungkan niatnya, dia segera menyeduh air panas untuk membuat kopi. “Sebenarnya apa yang Papa rencanakan bersama Pak Adhi?” tanya Aldebaran langsung. Leonard tersenyum tipis. Aldebaran memiliki pribadi yan

