Abyan mengantarkan Gya ke rumah kedua orang tuanya terlebih dahulu sebelum kembali ke kantornya. Di dalam perjalanan pulang, tak henti-hentinya Gya mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa dipeluk oleh Elvina, mamanya Ravindra. Gya tidak pernah merasakan pelukan seorang ibu sejak dia lahir, jadi pelukan Elvina saat itu benar-benar membuat hatinya berbunga-bunga. Bahkan Gya juga bercerita pada kakek dan neneknya jika dia bisa merasakan kebahagiaan mempunyai seorang mama. Karena ada teman di sekolahannya yang mau berbagi mama padanya. Abyan merasa putrinya sudah sedikit berlebihan. Kemudian lelaki itu menarik tangan sang putri lalu menunduk untuk menyamakan tingginya dengan sang putri. “Gya, kamu gak boleh berlebihan kayak gitu ya. Itu kan mamanya teman kamu, bukan mama kamu.” Abyan berus

