Gluk … gluk … gluk …. "Aahh …," desah Devandra setelah merasakan kenikmatan air bersoda yang melintas di tenggorokannya. "Hari ini gue nggak ada jadwal 'kan?" tanya Devandra kemudian pada Ghani. "Harusnya ada, tapi sudah dibatalin semua jadwal hari ini," jawab Ghani. Devandra bangkit berdiri. Memutar tubuhnya menghadap ke arah utara. Dimana di ujung sana pintu masuk rumah sakit berada. "Mama sama Papa kapan datang lagi ke sini?" tanya Devandra lagi pada sang asisten. Pertanyaan tersebut dijawab dengan cepat oleh Ghani seraya ikut bangkit berdiri. "Mereka sudah di jalan, sebentar lagi juga sampai." "Di luar sana masih banyak yang nunggu?" Ghani melemparkan pandangannya jauh ke arah pintu. "Kayaknya sih, Bos. Mereka kan cari makan dari berita yang mereka dapat. Kalau belum dapat apa-

