Chapter 13

1092 Kata

Dibelai-belai, bukannya meleyot tapi malah merinding. Diberi sejuta gombalan basi tingkat kuadrat, bukannya baper tapi malah geli. Dira memicingkan matanya, menatap sinis ke arah tangan genit Fadli yang masih bertengger di bahunya sambil memberikan usapan-usapan lembut yang justru malah membuat bulu kuduknya berdiri. Selain itu, sejuta gombalan basi tingkat kuadrat terus terlontar dari bibir laki-laki itu, yang mana membuat Dira ingin muntah mendengarnya. Hih, laki-laki modelan bosnya itu lebih cocok diam kayak patung, daripada ngoceh kayak burung beo. Mendengarnya, membuat jiwa-jiwa psikopatnya keluar. Ingin menggeplak, lalu menyumpal mulut laki-laki itu dengan sandal. Dira mati-matian menahan dirinya untuk tidak menghempaskan tangan Fadli dari pundaknya, mengingat Mami mertuanya masih d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN