Efek dari datangnya tamu bulanan memang kadang membuat si penerima tamu sedikit menderita. Rasa sakit di awal-awal datang membuat para penerima tamu guling-gulingan. Dira mati-matian menahan rasa sakit di bagian perutnya. Sumpah woi, rasanya nyeri, ngilu, kayak diremas-remas. Saking sakitnya sampai mampu membuat Dira yang petakilan berubah menjadi kalem. Para pegawai-pegawai kantor, sampai heran karena ia mendadak jadi gadis kalem, tidak seperti biasanya yang energik. Berbagai pertanyaan sedari tadi terus dilontarkan Mitha dan Sheila. Kedua gadis itu terus bertanya meskipun tidak mendapatkan respon apa-apa dari Dira. Mitha sendiri, yang mengenal Dira dari zaman masih dekil sampai terheran-heran dengan perubahan sikap Dira yang sangat drastis. "Lo diem-diem baek mulu dari tadi. Nggak kete

