Pagi ini diawali dengan hujan yang turun dengan derasnya, membuat siapapun enggan untuk bangun dari tidurnya. Tidur di kasur empuk, selimutan dengan selimut tebal, ditambah udara yang sangat dingin menjadi nikmat tersendiri bagi para kaum rebahan. Namun, tidur nyenyak Dira harus terganggu ketika perempuan itu merasakan ada sesuatu yang terasa kenyal menempel di pipinya. Selain itu, ia juga merasakan ada sebuah tangan besar yang memeluk pinggangnya dengan erat. Perlahan kelopak mata Dira terbuka, matanya mengerjap-ngerjap ketika melihat sesuatu yang cukup mengejutkannya. Bukan, bukan liat setan, tapi liat suaminya. Dira menggeleng pelan, ini pasti hanya bayangannya saja, begitu pikirnya. Pasalnya, suaminya ini seharusnya masih berada di Singapura mengingat ini baru satu minggu suaminya per

