Chapter 24

1947 Kata

Dira berjalan mendahului Fadli, gadis itu bersenandung kecil dengan kedua tangan yang ia bentangkan. Fadli menggelengkan kepalanya berkali-kali, melihat tingkah menggemaskan istrinya. Mereka berdua sedang berada di pantai yang jarang dikunjungi wisatawan, karena mereka berniat ingin menghabiskan waktu seharian ini berdua tanpa ada seorang pun yang menggangu. Fadli berlari kecil mengejar Dira, ia memeluk pinggang ramping Dira dari belakang, membuat langkah kaki gadis itu terhenti. Dira menoleh menatap Fadli yang kini sedang menatapnya. "Kenapa Pak?" tanya Dira. "Boleh saya minta satu permintaan?" Fadli bertanya balik, membuat Dira mengernyitkan dahinya. Dira mengangguk sebagai jawaban. "Saya minta, kamu stop panggil saya 'Bapak'. Kita ubah ya, panggilan kita mulai hari ini. Waktu itu s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN