Setelah kenyang akan siang, David tertidur dipangkuan Olivia. David yang memintanya, mereka duduk di sofa didepan sebuah televisi besar, menonton film seperti kesukaan Olivia, lalu David meminta izin kepada Olivia, untuk tidur dipangkuannya. “Untuk kali ini, selama disini.” “Tolong lupakan semuanya, sayang.” Kapala Davi ada diatas paha Olivia, David mendongak menatap Olivianya, tangannya mengusap wajah dan pipi Olivianya. David berencana bersama dia beberapa hari kedepan. Olivia sebenarnya masih marah dan kesal, karena soal Angela. Tapi kali ini Olivia mengangguk. “Iya, dalam beberapa hari ini saja kan.” “Setelah itu, ketika aku kembali ke rumah, bersama mama dan yang lain-“ “Kita akan berpisah david. Kamu harus bertanggung jawab untuk anak angela.” David tak menjawab. Dia

