Michele senang sekali beberapa hal dalam otak David, dalam memori David, hilang. Dokter bilang David mengingatkan sebagian tapi ada sebagian dari ingatan, memorinya yang samar-samar. Michele tahu maksudnya dokter sekarang. “Yang sabar ya nyonya. Temani suami anda dengan baik.” Kata sang dokter, yang tahu apa-apa. “Iya dokter. Saya sangat mencintai suami saya. Jadi saya akan selalu ada dan menemaninya. Merawat dia dengan baik sampai dia mendapatkan ingatan kami kembali dengan jelas.” Kata Michele kepada sang dokter. Padahal dia sangat senang David mengalami ini. Michele berterimakasih kepada Olivia atau entah siapa yang meledakan bom itu, yang membuat David seperti ini. Michele menelfon Ben dan memberitahu Ben. Ben menelfon pihak kepolisian untuk melepaskan Olivia. *** ** * “H

