CHAPTER 11

3520 Kata

Mobil yang mereka tumpangi, menepi di pinggir jalan yang sepi. Tepat di bawah pohon berdaun lebat, Orion memarkirkan mobilnya. Mereka masih duduk di dalam mobil dengan AC yang sengaja dikencangkan. Cuaca siang ini begitu panas karena matahari bersinar terik tepat di atas kepala.  Suasana hening di dalam mobil. Baik Orion maupun Livia sama-sama diam membisu, menyibukan diri dengan pemikiran masing-masing.  Orion yang menatap lurus ke depan dengan tangan kanannya yang masih bertengger manis di atas setir. Sedangkan Livia hanya menunduk, menatap tas bermerk guci yang tak mungkin dilupakannya merupakan hadiah ulang tahun dari sang kekasih. Tanpa sadar genggaman tangannya pada tali tas mengerat saat ingatan kejadian di rumah orangtua Orion tadi kembali menari-nari dalam kepalanya.  "Kenapa k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN