“Kita bertemu lagi,” ujar pria asing yang masih duduk santai di pagar balkon kediaman Habile. Pria asing. Rambut berwarna keperakan. Anting mutiara berwarna merah dan hawa dingin. Habile menyadari bahwa tidak ada manusia seperti itu. Dan suaranya mengingatkan Habile akan makhluk yang dilihatnya di Rogen. Habile melangkah mundur perlahan dan melihat dengan waspada. Pria asing itu terkekeh melihat apa yang dilakukan gadis itu. “Tidak perlu takut. Aku tidak bermaksud jahat padamu. Apa hanya kebetulan lewat dan mencium aromamu. Aku sedikit terkejut ada manusia yang dapat melihat sosok asli siluman sepertiku,” ujar pria itu. “Kau siluman? Makhluk raksasa di Rogen tadi?” tanya Habile merasa tidak percaya. Seumur hidupnya, dia tidak pernah menyangka siluman itu nyata. Pria berambut keperaka

