Gadis Bersurai Perak “Apa kau tidak penasaran bagaimana reaksinya pada siluman serigala?” Noire tersenyum sengak mendengar ucapan Kazaks yang baginya kini sedikit terdengar mengerikan. Tentu saja dia tidak akan seperti ini jika dalam kondisi normal. Masalahnya sekarang dia sedang mengalami kelumpuhan dan kekuatannya masih tersegel. Untuk siluman besar sepertinyapun, keadaan seperti ini cukup membuat bulu kuduknya berdiri serempak. “s**l,” batin Noire sembari memutar otak. Kemudian matanya bertemu pandang dengan Habile yang terlihat tidak mengerti dengan situasi yang tengah terjadi. Noire tidak memiliki pilihan selain memasang wajah meminta pertolongan pada gadis itu. Melihat tatapan memelas Noire yang dalam bayangan Habile seperti melihat seekor anjing, membuatnya tidak bisa mengabaika

