“Mr. Oarsmane Anda akan membiarkan ini? Saya sebagai ketua NS putri tidak bisa membiarkan salah satu dari kami dalam bahaya,” ujar Merige empat mata dengan wakil kepala sekolah agak menjauh dari keramaian. Mr. Oarsmane berdehem lalu menatap Merige yang terlihat cemas. “Dia mengatakan Tuan Cloud akan datang dan juga kepala sekolah mengizinkannya,” jawabnya kemudian. “Anda tahu bahwa itu tidak benar, bukan? Tuan Cloud tidak datang.” Merige menatap serius wakil kepala sekolah. “Ini keputusan Mr. Strengthen.” “Tapi-“ “Semua bersiap!” Terdengar komando Mr. Rafael yang membuat pembicaraan Merige dan Mr. Oarsmane terhenti. “Kembalilah,” ujar Mr. Oarsmane. Dengan tidak puas, Merige melangkah pergi menghampiri para NS dan membantu Mr. Rafael mengatur mereka. Seperti peraturan yang dikatakan

