Chapter 39

1778 Kata

Mereka Bertemu “Bell.” Bell membuka matanya mendengar namanya dipanggil. Pandangannya sedikit kabur, tapi dia dapat melihat langit yang terik dari balik sela-sela rambut panjang ikal yang berserakan di wajahnya. Dia terlonjak kaget dan langsung mendorong pemilik rambut itu hingga dia terjatuh dari ... pangkuannya? “Bell.” Bell langsung duduk dan menoleh ke arah wanita itu. Rambut-rambut yang menutupi wajahnya berkibar-kibar tertiup angin sepoi hingga memperlihatkan wajah pemiliknya. Tak diduga dia seorang wanita cantik dan entah kenapa Bell merasa tidak asing dengannya. “Apa yang terjadi padaku? Jangan katakan aku sedang berada di bawah kutukan lagi.” Bell memegang kepalanya nampak frustasi. “Ini bukan kutukan,” ujar sosok itu. Bell memandang ke arah wanita itu. “Aku ingat sekarang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN