BAB 15

1873 Kata

"Love?" Aji bersuara memecah keheningan. Isti terkejut mendengar suara Aji yang tampak dekat. "I-iya, m-mas ngapain?" Tanya Isti mengusir kegugupannya. Dia tak berani melihat wajah kekasih yang berdiri tepat didepannya. "Kamu sendiri ngapain?" Balik Aji bertanya tanpa menjawab pertanyaan Isti. "Aku......" Isti menatap d**a Aji. 'pengen peluk kamu, dari tadi di kode ga ngerti-ngerti sich ' hati Isti bersuara. "Hm?" Aji mendesak.  "Ma-mau liat bahan makanannya Vazco. Masih ada atau uda abis." Isti berbohong. Dia malu jika harus berterus terang. 'Maaaaas...peluk Isti donk!' batin Isti berteriak. "Lalu?" Aji tersenyum melihat kegugupan Isti. "Mau tidur, balik ke kamar" ucap Isti lirih dan berlalu dari hadapan Aji. Namun Aji menarik lengan Isti, dan menariknya kembali ke hadapanny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN