P200J Bab 17

1400 Kata

Kenzi menaut lembut bibirku dan aku juga membalasnya. Kami sudah siap terbang lagi … dan lagi … Aku kembali hanyut dalam syahdunya sebuah hasrat yang tak bertepi. Petikan dawai asmara mengalun indah mengiringi dua insan yang sedang menikmati syurga dunia. Nafas yang berhembus seolah membawa aroma berbeda, menarik raga dalam sebuah sensasi rasa yang mengetarkan jiwa. Jatuh … aku semakin jatuh, dalam sebuah dekap hangat yang sempurna. Sebuah cinta yang sebenarnya tak seharusnya ada, mulai mengikat erat jiwa, membelenggu sukma. Ini bukan hanya soal hasrat yang harus berbalas, bukan juga nafsu yang harus terpuaskan. Ini lebih dari itu, dengan sadar aku membawa jauh hatiku masuk ke dalam sebuah situasi rumit, mengatasnamakan cinta. Sebuah kecupan di kening mengakhiri pertautan hangat nan ni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN