P 200 J Bab 40

2455 Kata

Part 40 ••• "Sayang …." Sebuah sentuhan tangan terasa mengusap pipiku, sangat lembut. Dan suara itu sangat aku kenal siapa pemiliknya, perlahan aku membuka mata yang terasa berat. "Sayang …." Panggilnya lagi, aku sejenak terhenyak, apakah aku sedang bermimpi. Kenapa ada dia? Aku menepis tangan itu dari wajahku. Apa yang terjadi, kepalaku masih sakit. Perutku juga terasa mengencang. "Apa ini mimpi?" tanyaku lirih. Mataku mengedarkan pandangan ke sekeliling. Tangan itu meraih tanganku, dan menciumnya. "Sayang, aku minta maaf." Suaranya terdengar parau. Air matanya membasahi tanganku. Aku mengalihkan pandangan darinya, air mata meluncur begitu saja tanpa bisa ditahan. Tangisku semakin mengeras, aku berusaha menahannya dengan menggigit bibirku, percuma saja. "Sayang, aku minta m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN