"Ken …." Aku dan Kenzi bersamaan menoleh ke arah suara. Seorang pria muda berdiri di depan meja. Kenzi melihatku sepintas, ada ketegangan di sana. Seorang pemuda lainnya datang menyusul di belakang pria muda yang mengenakan jaket berwarna abu-abu tersebut. "Ken, lama nggak keliatan, kemana aja?" tanya pemuda yang baru datang. Kenzi masih tercekat, kembali dia melihat ke arahku. Aku mengulas senyum tipis, sepertinya mereka orang dari masa lalu kelam suamiku. "Nggak kemana-mana kok," jawab Kenzi kemudian. "Zanna kenalin sepupuku Delon," pemuda yang baru datang itu mengulurkan tangannya. "Ini, Dave," lanjut Kenzi, aku kembali mengulurkan tangan, dan hanya disambut dingin. "Siapa? Jangan bilang cewek elo ya," ucap Delon kemudian sambil tertawa. Kenzi terdiam. "Temannya, hanya teman,"

