P 200 J Bab 46

1411 Kata

Part 46 Sejenak aku terdiam. Dalam pertemuan terakhirku kemarin, aku bisa rasakan betapa besar rasanya padaku. Cinta itu masih sama, aku dapat merasakannya betapa dalam cinta Kenzi padaku. Apalagi dengan kehadiran seorang anak dalam rahimku. Perasaan cintanya terhadapku pasti semakin besar. Bagaimana kalau dia tak mau menceraikanku? pernikahan kami hanya secara agama. Sampai sekarang juga aku masih sah sebagai istri Kenzi. Pasti akan ada caranya, kisahku bersamanya sulit untuk dirajut kembali. Memaksakan pernikahan ini akan menyakiti banyak hati. "Zanna punya hak untuk menggugat, kita akan cari jalan keluarnya nanti. Semua akan baik-baik saja, kita akan hadapi bersama." Bara melihat ke arahku. Aku mengangguk pelan menyetujuinya. "Iya, kisah yang rumit. Amat sangat rumit sekali." San

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN