Walaupun Arka berjalan dengan santai, nyatanya tubuh Shilla sangat kaku. Ia takan bisa menebak apa yang akan di lakukan Arka. Terlebih ini adalah lingkup lingkungan kerja. Arka ada di atas segalanya. Si pemegang kuasa. Dengan gerakan cepat, Arka mendekatkan wajahnya ke telinga Shilla. Laki laki itu tak memedulikan pandangan orang orang padanya. “Kamu udah berprestasi di ranjang kok istriku, Arsen buktinya.” Tutur Arka dengan senyuman jahil dan usil pada Shilla. Perempuan itu ingin sekali menghapuskan suara Arka sekarang juga!!! One Night ( Stand ) -Takut di kecewakan, itu wajar. Tapi sekarang, aku takut mencintaimu lagi, memulai dari awal dan mendapatkan kekecewaan yang terulang.- -Ashilla Rahma.- “Kenapa diem? Mikir kotor ya?” tebak Arka.

