Arka menarik selimut yang di berikan oleh Shilla malam sebelumnya, mengulum selimut sampai menutupi sebagian tubuhnya, meringkuk begitu saja di sofa. Arka menatap udara di depannya dengan mata yang nyalang, kerutan di dahinya terlihat jelas kalau Arka sedang berpikir keras. Tapi tak lama, Arka memilih menutup matanya. “Kapan Arsen manggil aku Papa Shil....” gumam Arka sambil menutup matanya, ngilu tak terhingga rasanya, sasat Arka di panggil Om oleh anaknya. ^^^ Shilla yang sedang berdiri di ambang pintu kamarnya, hanya tertegun saat mendengar suara Arka yang penuh dengan kepahitan yang getir di dengar. One Night ( Stand ) Pagi kedua dengan usaha yang sama. Arka masih mencoba menambal semua kesalahan masa lalunya dengan bertahan dengan sika

