II

3009 Kata

Maaf baru di update molor jauh dari perkiraan karena bulan kemarin ada kendala kesehatan dan memutuskan untuk istirahat penuh selama sebulan dan aku lupa hanya memberikan info di lapak yang sebelah dan lapak ini terabaikan. Terima kasih atas pengertiannya dan kesabarannya. “Cinta dan luka adalah wujud nyata, kalau Tuhan itu maha adil.” -             Tama masih terdiam di sana. Mencengkeram tangannya sendiri dengan sangat erat sampai buku buku jarinya putih. Bukan amarah! Bukan itu yang sedang Tama tahan dengan cengkeraman tangannya. Tapi juga bukan masalah perdebatan tadi. Tapi karena Senja! Wanita itu lah yang menjadi penyebabnya.             Sedangkan Senja, dia langsung menjatuhkan dirinya ke atas kasur dengan kesal. Mendengus sebal karena Tama.             “Urus urusan sendiri? H

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN