Semenjak kembali ke dunia itu, Nada menikmati setiap hari yang sama dan bisa diprediksi. Tentu, pernikahan mereka pun tidak pelak menjadi salah satu momen yang pasti terjadi. Dareen menatap lekat paras manis Nada yang sejak tadi menyunggingkan senyum. Dari bangku pelaminan, mereka terlihat begitu cocok. Membuat kedua orang yang ada di depan pintu menatap bangga ke arah mereka. “Dareen, dua orang yang ada di depan itu cocok kan? Semoga di sini mereka juga benar-benar berjodoh, ya,” bisik Nada masih menatap kedua orang yang tersenyum bangga ke arah mereka. Sejak pertemuan pertama mereka, Dareen selalu terheran-heran karena seakan gadis itu tahu kejadian selanjutnya dari cerita mereka. Kali ini pun, dengan air muka heran, lelaki itu mendengar penuturan aneh lagi dari bibir mungil Nada. Wal
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


