BAB 42

1072 Kata

Alessia menatap Keenan yang berbaring memainkan handphone miliknya. Untuk malam ini, Alessia tidur di rumahnya. Papanya memaksanya pulang untuk istirahat karena memang besok papanya juga sudah di izinkan pulang jika keadaannya membaik. Alessia akhirnya menurut karena ia juga kasihan dengan Keenan yang berada di rumah sakit. Alessia mendekati Keenan. Keenan langsung meletakan handphonenya dan memeluk Alessia erat “Keenan, ada sesuatu yang mau mami omongin,” Keenan menatap wajah maminya. “Apa?” “Uhm, kalau misalnya mami nikah sama om Mahesa gimana?” “Nggak boleh.” “Kenapa?” “Mami yang kenapa mau nikah sama om Mahesa, Pokoknya nggak boleh. Keenan nggak ngasih izin.” “Tapi kan mami nggak bisa sendirian terus,” “Kan ada Keenan. Keenan bisa kok nemenin mami.” “Nggak gitu juga, om Mahe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN