12. Kecewa

1204 Kata

Kamu tak perlu berjanji, jika tak bisa ditepati. Melody mengerjapkan matanya perlahan, kepalanya pusing dan matanya terasa berat karena menangis. Senyum miris tercipta pada wajah Melody saat mengingat apa yang menyebabkan dia menangis. Perlahan dia turun dari ranjangnya dan berjalan menuju kamar mandi yang ada di dalam kamarnya. Namun, hanya beberapa langkah, gadis itu berhenti saat pandangannya jatuh ke arah figura kecil yang menampilkan dua anak kecil yang tengah tersenyum bahagia. "Gue nggak tahu lo segini berubahnya Alan." lirihnya masih dengan pandangan tertuju pada foto itu. Air matanya kembali menetes "Lo bahkan ngelupain janji yang lo buat sendiri. Dan gue yakin nggak lama lagi lo akan lupain gue" lanjutnya, lalu berjalan kembali masuk ke kamar mandi. Dia sangat membutuhkan air

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN