Karena hati memilih dengan siapa dia berlabuh. Melody berjalan menuruni tangga dengan lemas, seperti kebanyakan orang yang patah hati dia sangat malas untuk melakukan apa-apa, termasuk ke sekolah karena disana dia pasti bertemu dengan Alan. Cowok yang super duper nggak peka, yang membuat dia sampai seperti ini dan bodohnya dia masih sangat mencintai cowok itu. Sebuah senyuman dia ukir diwajahnya saat Melody mendekati keluarganya yang sudah siap-siap untuk sarapan bersama. "Pagi semua" sapanya ceria. Pura-pura ceria tepatnya, dia tak mau membuat orangtuanya dan kakaknya khawatir jika dia memperlihatkan wajah sendunya kepada mereka. "Pagi" Jawab mereka serempak. Melody mengambil roti dan mengoleskan selesai kesukaannya sebelum melahap habis rotinya. "Dek, tumben pakai kacamata? Mata kam

