11. KEDATANGANNYA

1056 Kata

"Kenapa, Mas?" tanyaku sambil semakin mendekatkan tubuh. Mas Rega hanya menggeleng pelan. "Sarapannya sudah siap," bisikku kemudian beranjak perlahan. Mas Rega terus menatapku yang berjalan ke luar kamar. Mungkin aku harus sabar melakukan cara ini. Demi kesembuhan dan kesadarannya agar ia bisa hidup seperti pria pada umumnya. "Kamu kenapa pakai pakaian gitu? Nanti kalau ada tamu gimana?" tanyanya sambil menyantap sarapan. "Kalau ada tamu, tinggal ganti. Apa susahnya?" Tak apa, mungkin saat ini ini ia belum tertarik melihatku. Lama-lama pasti ia akan terangsang juga. *** Hari ini suamiku libur bekerja karena memang tanggal merah. Kutemani ia setiap saat supaya ia bisa teralihkan dari ponselnya. Aku tahu Mas Rega seperti orang kebingungan karena tak bisa menghubungi Ryan kembali.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN