Langkah seirama cinta

1125 Kata

Ada rasa bahagia dan sedih yang bersatu dalam kalbunya. Zahra begitu bahagia karena akan menjelajahi dunia pernikahan dengan seutuhnya. Mengikuti langkah sang suami ke mana pun suaminya pergi. Menemani dan saling melengkapi sampai akhir hayat. Namun ada juga rasa sedih yang terselip di antara kebahagiaan saat ini. Karena mau tidak mau Zahra harus pergi jauh dari jangkauan orang tua yang selama ini menjaganya. Membesarkannya dengan segenap kasih sayang. Tak terasa tetesan bening langsung saja luruh di pipi wanita cantik itu. Air mata yang sejak tadi dia tahan tak bisa terbendung lagi. Semuanya karena dia tak sanggup menatap wajah sendu ibu yang telah melahirkannya. "Ummi... Hiks..." Zahra memeluk tubuh Ummi Khulsum. Membuat Ummi Khulsum segera menyambut pelukan hangat putrinya. Pelukan ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN