Zahra baru saja selesai membuat sarapan bersama Bunda Silvi. Setelah menyajikan sarapan itu di meja makan, Zahra hendak memanggil dr.Indra, Raynand dan Aurel untuk sarapan bersama. "Bunda... Aku panggil dokter Indra, Raynand dan Aurel dulu ya." "Iya Sayang. Owh ya.. Ganti ya panggilan mu jangan dokter Indra. Beliau kan calon ayah mertua mu. Panggil saja Ayah ya Sayang..." "Iya Bunda... Maaf ya..." "Owh iya... Raynand ga usah dipanggil. Selesai Sholat subuh dia langsung berangkat kerja. Ada meetting penting dari pagi katanya." Hati Zahra langsung mencelos begitu mendengar Raynand sudah berangkat kerja tanpa pamitan pada Zahra. Padahal biasanya pria itu selalu berpamitan setiap berangkat kerja. Bahkan hari ini Raynand juga tidak membuatkan nya s**u. Zahra sungguh sudah terbiasa dengan p

