Raynand amat terkejut mendengar jawaban Zahra. Dia tak menyangka Zahra dengan mudah mengungkapkan perasaan nya. Biasanya Zahra selalu menjaga ucapannya demi menjaga perasaan orang lain "Aku tak butuh bunga atau apapun itu." Setelah menyatakan hal itu. Zahra beranjak dari tempat duduk nya. Dia hendak meninggalkan Raynand. "Kau mau kemana Zahra?" Tanya Raynand. Menahan hatinya yang ngilu melihat sikap Zahra yang dingin. "Mau ke kamar." Ucap Zahra singkat. "Kau tidak ingin di sini dulu mengobrol dengan ku?" Tanya Raynand. Zahra membalik tubuh nya. Menatap wajah tampan pria yang sedang mengajak nya bicara. "Ku rasa tidak ada yang penting untuk kita bicarakan." Tak ada wajah yang menunjukkan bahwa wanita itu sedang merajuk. Bahkan dia bicara dengan senyum yang tetap menghiasi wajah nya

