"Ini apa, Mas?" tanya Zahra. "Lingerie merah." jawab Raynand tanpa dosa. ??? Zahra merasa aliran darah di wajahnya begitu deras. Membuat rasa panas memenuhi ruang pipi cantiknya. Dan hal itu sukses menciptakan semburat merah terbit di wajah indahnya. Hal itu tentu saja membuat Raynand gemas. Sungguh dia tak menyangka pernikahan dua tahun masih saja membuat istrinya tetap se polos dulu. "Ngegemesin deh," ucap Raynand mengecup pipi merah istrinya. Membuat wajah Zahra semakin memerah. "Apaan sih, Mas." Kini Zahra menutupi wajahnya dengan telapak tangan karena terlalu malu. "Kamu pakai ya malam ini," pinta Raynand merayu. "Aku malu, Mas." Zahra menggeleng kuat. "Malu kenapa? Kan sama suami sendiri. Lagian cuma aku yang lihat. Ayo dong, Kamu pakai ya?" pinta Raynand memohon. "Mas aku k

