Raynand sungguh bahagia karena akhirnya bisa menikahi wanita yang dicintainya. Terlebih lagi wanita itu adalah seseorang yang sudah memberikannya jadi terindah dalam kehidupan. Seorang bocah laki-laki yang lucu dan tampan. Walau awal hubungan mereka harus terjadi karena kesalahan, tapi Raynand yakin dia bisa memperbaikinya dan mulai merajut kembali benang kusut menjadi sulaman rumah tangga yang indah. Kini senyuman tak pernah luput dari bibir pria itu. Bagaimana tidak? Pagi ini terasa begitu berbeda. Saat kelopak matanya terbuka, dia disajikan dengan pemandangan cantik bidadari yang terlelap. Raynand bahkan tak menyangka Zahra terlihat sangat cantik tanpa hijab. Rambut hitamnya benar-benar lembut dan terawat. Membingkai wajah ayunya menjadi semakin memesona. Dengan lembut Raynand merapi

