Saat ini aku duduk canggung di samping kak Ivan yang tengah mengemudi, tentu saja semua ini adalah ide Vani. Sementara sahabatku itu memilih duduk di jok belakang sambil sibuk dengan handphone di tangannya. Taman hiburan yang kami tuju tidak terlalu jauh, hari telah semakin menggelap saat kami tiba disana. Berhubung ini weekend, taman hiburan ini buka lebih lama. Begitu banyak pengunjung dari berbagai usia berada disini. Anak-anak kecil berlarian bersama orangtuanya dengan tertawa-tawa. Aku tersenyum, mengingat dulu ayah dan ibu sering membawaku dan Diani pergi ke taman hiburan seperti ini saat libur sekolah. Kami akan mencoba berbagai wahana dan permainan berdua. Membeli gula kapas besar berwarna putih seperti awan. Bahkan aku masih ingat, aku dan adikku pernah membeli bandana dengan

