Gadis itu bernama Latifah.

1149 Kata

Sesaat kemudian kulihat seorang masuk mendekat ke arah kami di ruang makan. Seorang gadis berkulit putih bersih, mengenakan rok dibawah lutut bermotif bunga-bunga, rambutnya panjang namun dikuncir rapi. Senyum mengembang di wajahnya yang cantik, sepasang mata bulat dan hidung bangir menghiasi wajahnya. Tangan gadis itu menenteng sebuah rantang susun. "Eh, Latifah...sini masuk neng, sarapan sama-sama," sambut Nini. "Atur nuhun, ni," jawabnya sopan kemudian melangkah mendekat. Gadis itu meraih tangan Nini untuk kemudian menyalami dan mencium takzim punggung tangan Nini. Kemudian matanya yang jernih menatap ke arah Rama. Ya aku tahu pasti tatapan matanya itu tertuju pada siapa. Senyuman manis mengembang di bibirnya. "A' Rama," sebutnya sambil mengulurkan tangan, yang disambut Rama begitu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN