Bicara hati ke hati.

1093 Kata

Sita POV. Aku bangun kesiangan, dengan pundak dan leher yang terasa begitu berat. Seolah ada dua kilo batu besar yang bergelayut disana. Sambil merentangkan tangan, kemudian berkali-kali memiringkan kepala berharap rasa pegal itu menghilang aku menatap jam yang menggantung di dinding. Cahaya matahari yang mulai meninggi menerobos masuk melalui sela-sela jendela. Aku bangkit dengan cepat. Menyambar handuk dan mulai menuju ke kamar mandi untuk melakukan ritual bersih-bersihku. Mandi air hangat dengan aromaterapi, mungkin bisa merilekskan otot-otot yang kaku. Aku kelelahan setelah kejadian kemarin, bukan hanya ragaku tapi juga hatiku. Dan parahnya, meski rasa capek mendera luar biasa, aku tak bisa langsung jatuh tertidur begitu saja. Bayangan kejadian yang dilakukan kak Ivan padaku kemar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN