Gusar.

1194 Kata

Author. Pagi menyapa, memaksa sebagian orang untuk terbangun dari mimpi-mimpi indah dan beranjak dari buaian yang hangat. Namun tidak untuk sebagian orang yang mungkin justru terjaga sepanjang malam hingga pagi menjelang. Vani, gadis itu terlihat lebih berantakan dibanding hari-hari biasanya. Berkali-kali menghela nafas dengan tatapan mata yang nanar, tengah duduk di meja makan seorang diri. Lebih dari satu jam gadis itu tenggelam dalam lamunan menyakitkan disana. Mungkin jika dirinya tidak ingat harus kembali ke kantor polisi membawakan makanan dan juga baju ganti untuk sang kakak, dia masih akan terus menatap kosong dengan pikiran yang semrawut disana. Mungkin hanya dalam sekali lihat, orang akan tahu bahwa gadis itu kurang tidur. Kantong mata menghitam di sekeliling mata bulatnya beg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN