"assalamualaikum." Ku ketuk pintu rumah berulang kali sambil mengucapkan salam. Sedikit lama menunggu sampai akhirnya pintu terbuka, menampilkan sosok ibuku yang mengenakan daster kesayangannya dengan jilbab sederhana menempel dengan kurang rapi di kepalanya. "Lhoh, Sita? Darimana jam segini kok baru pulang?" Tanya ibu saat beliau menatapku uang pasti terlihat berantakan dan lelah ini. "Ibu pikir kamu nginep di rumah Vani, kata Dian kamu tadi siang keluar sama Vani. Tapi kok ada nak Rama?" Ibuku terlihat bingung menyadari aku justru pulang diantar Rama. "Ceritanya panjang Bu," jawabku menatap ibu dan Rama bergantian. Ibu sedikit terbengong dengan menatap wajahku dan Rama pun secara bergantian. Di keremangan cahaya lampu teras, ibu terlihat menatap Rama lebih lama dan dalam. "Lhoh, na

