Perasaan ini semakin jelas.

1261 Kata

Dengan tenang Rama melajukan si merah menembus malam menjelang pagi. Aku merapatkan tubuhku pada punggungnya, hawa dingin menyergap diantara deru mesin motor yang mendesing. Hari begitu larut, jalanan ibu kota memang tidak pernah tertidur. Meski begitu, tak banyak kendaraan seperti saat siang hari. Bus antar kota bergerak bagai banteng besi yang melaju kencang, menghembuskan angin yang menusuk tulang kala benda itu melewati kami. Lalu lalang kendaraan pick up maupun truk pengangkut sayur dan berbagai macam dagangan juga merayapi jalan aspal yang masih menggelap. Ya, pagu buta seperti ini pedagang pasar telah memulai aktivitasnya. Dikala kebanyakan manusia lain masih bergelung di atas kasur dan berselimut mimpi. Kabut dan embun terasa dingin menerpa wajah. Sesekali aku menggosok pipiku y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN