Toxic!

1075 Kata

Rama POV. "Bangsatt!" Aku mengumpat sambil menarik lelaki itu menjauh dari Sitaku, melayangkan bogem mentah yang sukses membuatnya terhuyung dan ambruk. Kemarahan membuat seluruh darah di tubuhku rasanya mendidih. b******n sialan ini harus di beri pelajaran karena berani menyentuh Sita seperti tadi. Aku menarik tubuh lelaki biadab itu, "bajingann, ayo bangun berengsek!" Aku kembali melayangkan pukulan telak mengenai ulu hatinya. Dia mengerang memegangi perut yang menjadi sarang bogem mentah ku. Aku terus menatap tajam padanya, tanpa sedikitpun mengalihkan pandanganku darinya. Dia mengusap ujung bibirnya yang terluka dan berdarah. Sedetik kemudian dengan gerakan yang begitu cepat dia berhasil membalas seranganku. Pukulannya tepat mengenai perutku, menyisakan rasa sakit dan sesak. Seol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN